pada video tersebut dikatakan bahwa pada nanosuspensi bisa dibuat dalam teknologi Ultrasonication USG. Nah, pertanyaan saya adalah bagaimana cara nanosuspensi bekerja dalam teknologi Ultrasonication USG?
USG yang bekerja pada nanosuspensi dengan menggunakan Iradiasi ultrasound dapat membantu mengintensifkan transfer massa dan mempercepat difusi molekul. Dengan input daya ultrasonik membuat ukuran kristal menurun. Selain itu, lamanya waktu perlakuan dengan ultrasonik juga berpengaruh terhadap ukuran partikel. Ketika waktu ultrasonication ditingkatkan, ukuran partikelnya cukup berkurang. Seperti pada suspensi asam mefenamat. Suspensi homogen asam mefenamat beri energi di ultrasound selama variasi waktu tertentu yaitu 1, 2, dan 3 jam untuk membentuk nanosuspensi. Setelah selesai ultrasound, kemudian masing-masing sampel diaduk menggunakan homogenizer dengan kecepatan 10000 rpm selama 15 menit. Ukuran partikel hasil PSA digunakan untuk menentukan optimasi dari waktu sonikasi yang terbaik yang akan dikembangkan lebih lanjut untuk melihat variasi PVP yang akan digunakan untuk membuat nanosuspensi.
Dalam video disebutkan bahwa pada nanosuspensi dapat dibuat dalam teknologi Presipitasi Nano Flash (FNP), bagaimana cara nanosuspensi bekerja dalam teknologi Presipitasi Nano Flash dan apa hasil yang didapatkan dari teknologi FNP tersebut?
Nano flash presipitasi adalah metode yang digunakan untuk membuat nanopartikel obat, dimana partikelnano ini dianggap sebagai pendekatam yang kuat untuk penghantaran obat yang sulit larut dalam air. Untuk menghasilkan nanopartikel obat yang dapat disesuaikan dengan berbagai sifat obat, presipitasi flash nano menggunakan perangkat pencampur seperti limited impinging jets mixer (CIJM), multi-inlet vortex mixer (MIVM), dan sistem pencampur mikrofluida yang dapat menyesuaikan nanopartikel obat dengan berbagai sifat, dapat mengontrol laju pencampuran, dan tingkat kejenuhan selama proses presipitasi nano flash. Penerapan presipitasi nano flash dengan penerapan perangkat pencampur di laboratorium dengan kontrol proses yang berkelanjutan dan reproduktifitas yang baik akan bermanfaat untuk peningkatan skala formulasi industri.
Pada video dikatakan bahwa agen suspensi yang digunakan pada sistem nanosuspensi yaitu surfaktan. Dari jurnal yang saya baca, surfaktan memang dapat mengemulsi dua fluida yang tidak saling bercampur menjadi emulsi. Namun jurnal tersebut juga mengatakan bahwasanya surfaktan dapat menimbulkan masalah yaitu pencemaran lingkungan. Jadi saya ingin bertanya, apakah surfaktan yang digunakan pada sistem nanosuspensi ini tergolong aman sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan? Apabila ternyata tidak aman, bagaimana cara untuk mengatasi permasalahan tersebut agar tidak terjadi pencemaran lingkungan yang disebabkan penggunaan surfaktan?
Jadi surfaktan nanosuspensi ini digunakan sebagai penstabil partikel obat. Nanosuspensi diketahui mampu meningkatkan kelarutan obat yang sukar larut dalam air. Kaitan dengan formulasi nanosuspensi, perlu dijamin bahwa bahan penstabil yang digunakan yang baik itu surfaktan, polimer, ataupun kombinasi keduanya. Penggunakan surfaktan ini bisa dikatakan aman apabila memperhatikan batas keamanan pada FDA’s Inactive Ingredient Database (IID) for IV route dan juga bisa tidak dikatakan aman pada konsentrasi tertentu. Contohnya penggunaan surfaktan pada nanosuspensi yaitu curcumin lesitin yang dikombinasikan dengan sodium deoxycholate (SDC). Nah, SDC membantu proses stabilisasi lesitin, karena merupakan surfaktan anionik, sehingga bisa memberikan stabilisasi elekstrostatik. Sebagai surfaktan anionik, penggunaan SDC pada rute pemberian intravena masih harus dikaji lebih lanjut. Karena beberapa sumber menyebutkan resiko efek samping yang muncul karena penggunaan SDC secara intravena pada konsentrasi tertentu.
pada video tersebut dikatakan bahwa pada nanosuspensi bisa dibuat dalam teknologi Ultrasonication USG. Nah, pertanyaan saya adalah bagaimana cara nanosuspensi bekerja dalam teknologi Ultrasonication USG?
BalasHapusUSG yang bekerja pada nanosuspensi dengan menggunakan Iradiasi ultrasound dapat membantu mengintensifkan transfer massa dan mempercepat difusi molekul. Dengan input daya ultrasonik membuat ukuran kristal menurun. Selain itu, lamanya waktu perlakuan dengan ultrasonik juga berpengaruh terhadap ukuran partikel. Ketika waktu ultrasonication ditingkatkan, ukuran partikelnya cukup berkurang. Seperti pada suspensi asam mefenamat. Suspensi homogen asam mefenamat beri energi di ultrasound selama variasi waktu tertentu yaitu 1, 2, dan 3 jam untuk membentuk nanosuspensi. Setelah selesai ultrasound, kemudian masing-masing sampel diaduk menggunakan homogenizer dengan kecepatan 10000 rpm selama 15 menit. Ukuran partikel hasil PSA digunakan untuk menentukan optimasi dari waktu sonikasi yang terbaik yang akan dikembangkan lebih lanjut untuk melihat variasi PVP yang akan digunakan untuk membuat nanosuspensi.
HapusDalam video disebutkan bahwa pada nanosuspensi dapat dibuat dalam teknologi Presipitasi Nano Flash (FNP), bagaimana cara nanosuspensi bekerja dalam teknologi Presipitasi Nano Flash dan apa hasil yang didapatkan dari teknologi FNP tersebut?
BalasHapusNano flash presipitasi adalah metode yang digunakan untuk membuat nanopartikel obat, dimana partikelnano ini dianggap sebagai pendekatam yang kuat untuk penghantaran obat yang sulit larut dalam air. Untuk menghasilkan nanopartikel obat yang dapat disesuaikan dengan berbagai sifat obat, presipitasi flash nano menggunakan perangkat pencampur seperti limited impinging jets mixer (CIJM), multi-inlet vortex mixer (MIVM), dan sistem pencampur mikrofluida yang dapat menyesuaikan nanopartikel obat dengan berbagai sifat, dapat mengontrol laju pencampuran, dan tingkat kejenuhan selama proses presipitasi nano flash.
HapusPenerapan presipitasi nano flash dengan penerapan perangkat pencampur di laboratorium dengan kontrol proses yang berkelanjutan dan reproduktifitas yang baik akan bermanfaat untuk peningkatan skala formulasi industri.
Pada video dikatakan bahwa agen suspensi yang digunakan pada sistem nanosuspensi yaitu surfaktan. Dari jurnal yang saya baca, surfaktan memang dapat mengemulsi dua fluida yang tidak saling bercampur menjadi emulsi. Namun jurnal tersebut juga mengatakan bahwasanya surfaktan dapat menimbulkan masalah yaitu pencemaran lingkungan. Jadi saya ingin bertanya, apakah surfaktan yang digunakan pada sistem nanosuspensi ini tergolong aman sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan? Apabila ternyata tidak aman, bagaimana cara untuk mengatasi permasalahan tersebut agar tidak terjadi pencemaran lingkungan yang disebabkan penggunaan surfaktan?
BalasHapusJadi surfaktan nanosuspensi ini digunakan sebagai penstabil partikel obat. Nanosuspensi diketahui mampu meningkatkan kelarutan obat yang sukar larut dalam air. Kaitan dengan formulasi nanosuspensi, perlu dijamin bahwa bahan penstabil yang digunakan yang baik itu surfaktan, polimer, ataupun kombinasi keduanya. Penggunakan surfaktan ini bisa dikatakan aman apabila memperhatikan batas keamanan pada FDA’s Inactive Ingredient Database (IID) for IV route dan juga bisa tidak dikatakan aman pada konsentrasi tertentu. Contohnya penggunaan surfaktan pada nanosuspensi yaitu curcumin lesitin yang dikombinasikan dengan sodium deoxycholate (SDC). Nah, SDC membantu proses stabilisasi lesitin, karena merupakan surfaktan anionik, sehingga bisa memberikan stabilisasi elekstrostatik. Sebagai surfaktan anionik, penggunaan SDC pada rute
Hapuspemberian intravena masih harus dikaji lebih lanjut. Karena beberapa sumber menyebutkan resiko efek samping yang muncul karena penggunaan SDC secara intravena pada konsentrasi tertentu.